My favorites | Sign in
Project Home Downloads Wiki Issues Source
READ-ONLY: This project has been archived. For more information see this post.
Search
for
Download: Kekalahan Timnas di laga kualifikasi piala dunia 2012 zona asia melawan Bahrain 10-0 merupakan salah satu akibat dari konflik yang terjadidalam tubuh PSSI. Kita tidak bisa menyalahkan pemain ataupun pelatih yang sudah berjuang semampunya membela timnas, tetapi Ketua Umum PSSI yang harus membuka mata lebar-lebar melihat kondisi saat ini atas keterpurukan persepakbolaan Indonesia.
 
Uploaded by:  akba...@yahoo.com
Released: Mar 05, 2012
Uploaded:  Mar 5, 2012
Downloads: 7



File:
Description:
Senin, 05 Maret 2012
                            INDONESIAKU BANGKIT !

  Kekalahan Timnas di laga kualifikasi piala dunia 2012 zona asia melawan Bahrain 10-0 merupakan salah satu akibat dari konflik yang terjadidalam tubuh PSSI. Kita tidak bisa menyalahkan pemain ataupun pelatih yang sudah berjuang semampunya membela timnas, tetapi Ketua Umum PSSI yang harus membuka mata lebar-lebar melihat kondisi saat ini atas keterpurukan persepakbolaan Indonesia.
   Kita harus tahu lebih dahulu, apa sebenarnya penyebab kekalahan Timnas kemarin hingga mencapai skor 10-0 yang sangat tidak lazim untuk sebuah laga Internasional.

   Beberapa faktor penyebabnya :

> Pertama, peraturan PSSI yang menyebutkan bahwa pemain yang belaga di ISL tidak boelh ikut membela timnas karena ISL dianggap ILEGAL.
  Hal itu pula yang mungkin menyebabkan Pelatih Rahmad Darmawan mundur dari jabatan pelatih di skuad garuda. Karena, pelatih mana yang sanggup mencari pemain yeng berkualitas jika hanya mengandalkan liga IPL yang klubnya hanya sedikit. Sedangkan kita tau sebagian besar pemain yang berkualitas berada di ISL seperti Gonzales, Boaz.S, Tibo, Ferry.R dll.
   "PSSI merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. Jadi semua rakyat Indonseia, siapapun itu asal dia berkewarganegaraan Indonesia berhak ikut membela timnas," tambah Rahmad Darmawan.
> Kedua, pemain yang dimainkan kemarin adalah pemain U-23 (tanpa Andik.V).
  Logikanya, jika timnas senior saja tidak bisa menahan imbang kekuatan lawan (Iran,Qatar dan Bahrain), apalagi timnas U-23?
Sedangkan laga itu adalah laga terakhir dimana semua harapan bertumpu pada hasil pertandingan itu dan saat dimana Indonesia diharapkan membuktikan kekuatannya di mata Internasional, malah kebobolan hingga 10-0. Sungguh ironis.
Mungkin, jika yang berlaga kemarin alah Timnas Indonesia Selection tentu akan lain ceritanya. Namun apa daya, semua sudah terjadi. Mau tidak mau, kita harus menunggau 6 tahun lagi untuk mendapatkan kesempatan berlaga di Kualifakasi Piala Dunia berikutnya.
> Ketiga, ketidak telian pelatih dalam memilih pemain yang berkarakter.
Krakter pemain sangat penting dalam menyeleksi pemain.
Pemain Indonesia tentunya berbede dengan pemain di liga Eropa seperti Barcelona yang setiap pemainnya punya kasemua karakter dan serba bisa di segala posisi. Pemain Indonseia memiliki karakter berbeda seperti karakter menyerang, bertahan dsb. Ini yang harus lebih di perhatikan oleh setiap pelatih.
> Keempat, Kesigapan pemain.
Jika di review lagi pada pertandingan kemarin, tampak bahwa kesigapan para pemain bertahan kita sangat minim sekali. Mereka seakan tidak berdaya dan hanya menonton lawan memainkan bola. Kesigapan, kecepatan, kontrol bola yang cermat, dan keakuratan passing serta shooting merupakan ability yang harus dimiliki pemain.

Demikian beberapa faktor penyebab kekalahan timnas pada laga kemarin. PSSI harus secepatnya melakukan seseuatu agar Dunia Persepakbolaan Indonesia kembali menggapai mimpinya.

Jika semua pemain terbaik Indonesia dapat bermain, tentu bisa dipastikan Timnas Indonseia akan mengungguli tim-tim Asia lainnya, karena Indonesia memiliki banyak pemain yang berkualitas.
Sebagai contoh, berikut daftar pemain yang menjanjikan jika di masukkan dalam daftar skuad garuda :

Pemain Inti:

-Ferry Rotinsulu
-Hamka Hamzah
-Abdulrahman Lestaluhu
-Gunawan Dwi Cahyo
-Hariono
-Bustomi
-Egi Melgiansyah
-Zulkifli Syukur
-Greg Nokolo
-Boaz Solossa
-Christian Gonzales


Pemain Cadangan :

-Choirul Huda
-Victor Ibonefo
-Ian Luis Kabes
-Diego Michael
-Mahyadi Pangbean
-Firman Utina
-Bambang Pamungkas
-Irfan Bachdim
-Titus Bonai
-Patrick Wanggai
-Andik Vermansyah
-Ismed Sofyan

Kuncinya, jika ingin tim kita menang, maka kita harus menjadikan pemain Eropa sebagai tolak ukurnya. Pilih pemain yang sanggup dan mampu berduel dan mengimbangi kekuatan orang barat yang kita tahu postur, stamina, dan skillnya sangat tinggi. Terimakasih.




SHA1 Checksum: 2bafbb3d0740aaeedc6ae6e5f3a14364f7c1de55 What's this?



Powered by Google Project Hosting