|
Project Information
|
1. a) Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen merupakan kekuatan yang mendorong terjadinya pergerakan kerak Bumi. Pergerakan ini disebut diastropisme. Adanya tenaga endogen dapat menyebabkan terjadinya pergeseran kerak bumi. Pergeseran kerak bumi akan menjadikan permukaan bumi berbentuk cembung, seperti pegunungan atau gunung-gunung berapi, serta berbentuk cekung, seperti laut dan danau. b) Tenaga eksogen adalah Tenaga yang berasal dari luar bumi yang membentuk relief permukaan bumi. Secara etimologi,kata eksogen berasal dari dua suku kata,yakni: 1. Exos artinya luar dan 2. Genor artinya asal. • Kedua suku kata tersebut kemudian digabungkan menjadi satu kata yang memiliki arti tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar bumi. 2. a) Contoh dari tenaga endogen yaitu Terjadi pemanasan terus-menerus di Lapisan Astmosfer menyebabkan terjadinya gerakan cairan dengan arah vertikal (konveksi). Akibatnya, arus konveksi ini menekan kerak Bumi yang terapung di atasnya. Tekanan yang terjadi terus-menerus menyebabkan pergesaran lapisan lempeng bumi dari posisi semula, akibatnya terjadi tumbukan antar lapisan lempeng. Karena tumbukan antar lapisan lempeng , salah satu lempeng akan menujam ke bawah. Padahal, makin ke dalam suhu makin panas. Akibatnya, bagian kulit bumi yang padat dan dingin yang menujam ke bawah akan meleleh dan berubah menjadi magma serta mengeluarkan energi. Karena tumbukan terjadi terus-menerus, akan terkumpul tumpukan magma dan tumpukan energi. Karena tekanan ke atas dari magma akibat energi yang terkumpul akan mampu menekan lapisan kulit bumi sehingga terjadi perubahan letak atau pergeseran kulit bumi. Akibatnya, kulit bumi bisa melengkung (disebut lipatan) atau patah (disebut patahan). Gejala ini disebut tektonisme. b) Contoh dari tenaga eksogen yaitu Proses alam eksogen dalam bentuk angin yang dapat diamati pada daerah-daerah arid dan semi-arid (daerah kering).Tenaga angin memiliki kekuatan yang bersifat deflasi dan korosi.Deflasi berarti proses pengangkutan material dari suatu tempat ke tempat yang lain,misalnya di daerah gurun,suatu bukit pasir dapat berpindah tempat karena tiupan angin yang kencang kemudian diendapkan di tempat lain seiring melemahnya angin. Dan Korosi adalah proses benturan atau gesekan material yang tertiup angin terhadap suatu bukit yang dilaluinya. 3. Pelpukan merupakan tenaga perombak (pengkikisan) oleh media penghancur. Proses pelapukan dapat dikatakan sebagai proses penghancuran massa batuan melalui media penghancuran, yang berupa: Sinar matahari ,Air,Gletser,reaksi kimiawi ,kegiatan makhluk hidup (organisme) 4. Contoh pelapukan adalah manusia ketika mati akan lebur menjadi tanah, dan pengikisan pasir pante. 5. Jenis-jenis pelapukan terbagi jadi tiga, yaitu : a) Pelapukan fisik/Mekanik Pelapukan mekanik (fisik) adalah proses pengkikisan dan penghancuran bongkahan batu jadi bongkahan yang lebih kecil,tetapi tidak mengubah unsur kimianya. Proses ini disebabkan oleh sinar matahari, perubahan suhu tiba-tiba, dan pembekuan air pada celha batu. b) Pelapukan Kimiawi Pelapukan adalah penghcuran dan pengkikisan batuan dengan mengubah susunan kimiaai batu yang terlapukkan. Jenis pelapukan kimiawi terdiri dari dua macam, yaitu proses oksidasi dan proses hidrolisis. c) Pelapukan Organik Pelapukan organik dihasilkan oleh aktifitas makhluk hidup, seperti pelapukan oleh akar tanaman (lumut dan paku-pakuan) dan aktivitas haewn (cacing tanah dan serangga). 6. Proses terjadinya pelapukan antara lain yaitu di permukaan laut, bagian litosfer yang muncul akan mengalami penggerusan oleh tenaga eksogen yaitu dengan jalan pelapukan, pengikisan dan pengangkutan, serta sedimentasi. Misalnya di permukaan laut muncul bukit hasil aktivitas tektonisme atau vulkanisme. Mula-mula bukit dihancurkannya melalui tenaga pelapukan, kemudian puing-puing yang telah hancur diangkut oleh tenaga air, angin, gletser atau dengan hanya grafitasi bumi. Hasil pengangkutan itu kemudian diendapkan, ditimbun di bagian lain yang akhirnya membentuk timbunan atau hamparan bantuan hancur dari yang kasar sampai yang halus. |